Estimasi Waktu Baca: 3 menit

Mendapati kasus yang dimana terdapat banyak pilihan dalam program dan kita diharuskan untuk memutuskan satu pilihan mana yang benar sesuai dengan masalah yang dihadapi program. Maka penggunaan percabangan dalam kasus ini merupakan solusinya.

Lebih Dalam Tentang Percabangan

Percabangan atau perkondisian, merupakan cara kita mengambil satu pilihan atau kondisi yang benar di antara lebih dari satu kondisi yang ada. Ketika kondisi benar dipilih maka program langsung mengeksekusinya sesuai dengan maksud kondisi tersebut.

Percabangan di python merupakan blok kode, ini berarti akan ada indentasi di dalamnya.

Sama seperti rata-rata bahasa pemrograman lain, pada dasarnya percabangan terdiri dari 2 pernyataan, jika dan jika tidak atau bila dalam bahasa inggrisnya adalah if dan else. Namun juga ada kasus dimana kita punya banyak kondisi yang mengharuskan kita membuat lebih banyak percabangan. Makanya dibuatlah pernyataan elif. Kemudian juga dalam percabangan pasti ada kemungkinan suatu kondisi akan memiliki kondisi lagi di dalamnya. Hal ini disebut percabangan bersarang. Langsung saja di bawah ini kita preteli satu-satu dimulai dari…

Pernyataan if….

Statement if atau pernyataan if merupakan pernyataan yang akan mengeksekusi suatu kode di dalamnya jika kondisi yang ditetapkannya bernilai benar (True). Sedangkan ketika kondisi bernilai salah (False) maka akan diabaikan. Contoh penerapan if.

>>> angka = int(input("Masukkan angka yang Anda inginkan: "))
Masukkan angka yang Anda inginkan: 10
>>> if angka % 2 == 0:
...  print(angka, " adalah bilangan Genap")
... 
10 adalah bilangan Genap
Python

Sedangkan jika kondisi salah maka tidak akan dieksekusi.

>>> angka = int(input("Masukkan angka yang Anda inginkan: "))
Masukkan angka yang Anda inginkan: 5
>>> if angka % 2 == 0:
...  print(angka, " adalah bilangan Genap")
... 
>>>
Python

Jangan lupa tentang indentasi!

>>> angka = int(input("Masukkan angka yang Anda inginkan: "))
Masukkan angka yang Anda inginkan: 10
>>> if angka % 2 == 1:
... print(angka, " adalah bilangan Genap")
  File "", line 2
    print(angka, " adalah bilangan Genap")
        ^
IndentationError: expected an indented block
Python

Pernyataan if….elif….else….

Pernyataan elif hampir sama dengan pernyataan if, yang membedakan adalah pernyataan elif digunakan saat kondisi yang banyak, lebih dari 2, dan penggunaannya setelah pernyataan if seperti ini.

>>> nilai = int(input("Masukkan nilai siswa: "))
Masukkan nilai siswa: 85
>>> if nilai <= 30:
...   print("Sangat Buruk")
... elif nilai <= 50:
...   print("Buruk")
... elif nilai <= 70:
...   print("Cukup")
... elif nilai <= 90:
...   print("Baik")
... elif nilai <= 100:
...   print("Sangat Baik")
...
Baik
Python

Pernyataan if….else….

Terkadang kita juga sangat membutuhkan suatu kondisi bernilai salah ketika data yang diproses tidak memenuhi kriteria kondisi manapun. Maka untuk mengakalinya kita gunakan pernyataan else.

Pernyataan ini akan dijalankan sebagai pilihan terakhir ketika semua kondisi sebelumnya tidak ada yang bernilai benar. Makanya ia ditempatkan di akhir perkondisian.

>>> angka = int(input("Masukkan angka yang Anda inginkan: ")) 
Masukkan angka yang Anda inginkan: 5 
>>> if angka % 2 == 0: 
...  print(angka, "adalah bilangan Genap") 
... else:
...  print(angka, "adalah bilangan Ganjil")
Python

Percabangan Bersarang

Sebuah percabangan atau perkondisian disebut bersarang jika di dalamnya terdapat perkondisian lagi. Bingung? Simak prakteknya di bawah.

>>> angka = int(input("Masukkan angka sesuka Anda: "))
Masukkan angka sesuka Anda: 2
>>> if angka != 0:
...	  if angka % 2 == 1:
...		 if angka < 0:
...			print("angka {} adalah bilangan Ganjil Negatif".format(angka))
...		 else:
...			print("angka {} adalah bilangan Ganjil Positif".format(angka))
...	  else:
...		 if angka < 0:
...			print("angka {} adalah bilangan Genap Negatif".format(angka))
...		 else:
...			print("angka {} adalah bilangan Genap Positif".format(angka))
... else:
...	  print("angka {} adalah bilangan Genap Netral".format(angka))
...
angka 2 adalah bilangan Genap Positif

Kita punya variabel angka dengan nilai 2. Kemudian variabel angka diperiksa apakah dia 0 atau bukan. Jika bukan masuk ke perkondisian pertama. Kemudian di cek kembali apakah dia termasuk bilangan ganjil? Oh ternyata tidak, turunlah dia ke kondisi kedua. Pada kondisi kedua variabel angka diperiksa apakah ia termasuk angka genap? Ah ternyata iya, dia memenuhi syarat kondisi kedua. Masuklah dia ke kondisi kedua. Namun di kondisi kedua punya syarat lagi untuk dipenuhi agar variabel kedua bisa ditentukan dia masuk kategori genap positif atau negatif. Ternyata setelah dicek nilai 2 termasuk nilai positif. Selanjutnya program menampilkan info bahwa isi dari variabel angka yang merupakan angka 2 merupakan bilangan genap positif.