Mengulas Tentang Virtualbox

Oktober 12, 2018


Pada artikel kali ini kopiding.in akan mengenalkan salah satu software yang sangat terkenal dikalangan mesin virtual, bisa dikatakan bahwa software yang satu ini sudah ‘sesepuh’ untuk perannya sebagai media simulasi dalam hal simulasi instalasi sistem operasi sampai simulasi dalam uji coba kemanan suatu website.


Sesuai tugasnya maka dari itu software ini dinamakan Virtualbox atau kotak virtual. Oke tanpa baa bii buu bee boo langsung saja kita interogasi ‘sesepuh’ berikut dalam artikel Mengulas Tentang Virtualbox.


Apa itu VirtualBox?

Virtualbox merupakan salah satu mesin virtual atau virtual machine yang sebagian besar orang menggunakannya sebagai media simulasi instalasi sistem operasi/operating system (OS).


Virtualbox sangat disarankan untuk orang yang berniat akan memasang suatu sistem operasi di komputernya dan cocok untuk orang yang suka mengeksplorasi banyak sistem operasi beserta fitur-fitur di dalamnya, karena dengan Virtualbox kita dapat mencoba bermacam-macam sistem operasi sekaligus. Dengan Virtualbox pula kita tidak harus membutuhkan komputer lain atau bahkan melakukan multi boot atau dual boot ke dalam komputer kita.


Sejarah Virtualbox

Virtualbox pertama kali dikembangkan di Weinstadt, Jerman oleh perusahaan Innotek Gmbh di bawah sebuah lisensi perangkat lunak berpemilik dengan membuat satu versi tanpa biaya untuk penggunaan pribadi di bawah lisensi PUEL (Personal Use and Evaluation License).


Pada Januari 2007 berdasarkan saran dari Linux Solutions Group e.V. (Lisog), Innotek Gmbh merilis Virtualbox dengan edisi sumber terbuka atau lebih dikenal dengan Open Source Edition (OSE) di bawah lisensi GNU General Public License (GPL), versi 2.


Pada Februari 2008 Innotek Gmbh diakuisisi oleh Sun Microsystems. Lalu di bulan yang sama dimana Innotek Gmbh merilis Virtualbox edisi open source yaitu Januari 2010, Oracle mengakuisisi Sun Microsystems dan menamai ulang produk Virtualbox mereka menjadi Oracle VM Virtualbox.


Requirement Virtualbox


Hardware

Perangkat keras (hardware) dengan arsitektur x86 yang cukup bisa diandalkan.


Prosesor

Prosesor Intel dan AMD dengan versi yang terbaru lebih baik


Memori

Memori RAM disarankan minimal setidaknya 512 MB (lebih banyak lebih baik). Karena pada dasarnya, RAM yang terdapat pada komputer saat menjalankan Virtualbox akan dibagi antara sistem operasi host dan sistem operasi tamu (guest) yang nantinya akan kita visualkan di Virtualbox. Misalkan ingin menjalankan Windows 8.1 pada Windows 7, kita akan menemui kendala jika RAM kita kurang dari 2 GB.


Coba periksa persyaratan RAM minimum dari sistem operasi tamu (guest), mereka tidak akan bisa dijalankan bila syarat RAM tidak terpenuhi. Jadi, kita perlu kapasitas RAM yang setidaknya memenuhi untuk sistem operasi yang akan disimulasikan plus kapasitas untuk sistem operasi utama kita.


Ruang Harddisk

Syarat berikutnya perihal ruang harddisk, Virtualbox sendiri pada dasarnya tidak terlalu berat, ukurannya sekitar 40 MB sampai kurang lebih 80 MB. Namun ketika kita membuat sebuah mesin virtual dengan contoh sistem operasinya Windows 8, maka ukuran file mesin virtual tersebut akan membengkak hingga dapat mencapai beberapa GB.


Sistem operasi host yang mendukung Virtualbox*

Ada beberapa sistem operasi host (64 bit) yang mendukung Virtualbox, antara lain:

Windows Linux Mac OS Oracle Solaris
Windows 7 Ubuntu 16.04 LTS, 18.04 LTS and 18.10 10.12 (Sierra) Oracle Solaris 11
Windows 8 Debian GNU/Linux 9 (“Stretch”) 10.13 (High Sierra)
Windows 8.1 Oracle Linux 6 and 7 10.14 (Mojave)
Windows 10* Redhat Enterprise Linux 6 and 7
Windows Server 2008 R2 Fedora 28 and 29
Windows Server 2012 & 2012 R2 Gentoo Linux
Windows Server 2016 SUSE Linux Enterprise server 12 and 15
Windows Server 2019 openSUSE Leap 42.3 and 15.0
* Selengkapnya.

Sistem operasi guest yang didukung Virtualbox*

Sedangkan sistem operasi tamu (guest) yang didukung Virtualbox antara lain:

Windows Linux Mac OS Solaris Unices Other
Windows 10 build 10586 & 10240 (32/64-bit) Ubuntu 5.10, 6.06 Desktop, 7.04 – 12.10 Mac OS X Server (Leopard, Snow Leopard) Solaris 10 5.08 dan terbaru FreeBSD OS/2 2.0 and terbaru (32-bit)
Windows 8 (32/64-bit) Debian 3.1, 4.0 (32-bit), 5.0, 6.0 – 8.0 Solaris 10 5.08 dan terbaru
Windows 7 (32/64-bit) SUSE 9, 10.0 Solaris 11
Windows Vista (32/64-bit) openSUSE 10.3, 11.0-11.3 OpenSolaris 2008.05 dan terbaru
Windows 2000 Arch Linux
Windows XP (32/64-bit) Mandriva 2008, 2009.0, 2009.1
Windows Server 2012 & 2012 (R2), 2008 & 2008 R2 (32/64-bit), 2003 (32/64-bit) Oracle Linux 4, 5, 6, 7
Windows NT OEL3, RHEL3, 4, 5, 6, 7, CentOS 3, 4, 5 (32/64-bit)

Sistem operasi guest di atas hanya beberapa saja yang ditampilkan selebihnya bisa dilihat di sini. Selengkapnya.


Fungsi Virtualbox

Tidak hanya sebagai media virtual dalam instalasi OS. Berikut beberapa fungsi Virtualbox selengkapnya:


  • Sebagai aplikasi virtual atau simulasi sehingga tidak memerlukan PC tambahan.
  • Sebagai media bila kita ingin eksplorasi berbagai macam OS melalui simulasi pada Virtualbox tanpa harus menambah atau menghapus sistem operasi yang sudah terpasang sebelumnya
  • Sebagai media pembelajaran bagaimana cara menginstal suatu OS
  • Menguji keamanan suatu OS atau website
  • Membuat simulasi jaringan

Kesimpulan


Virtualbox merupakan perangkat lunak yang berguna untuk virtualisasi atau simulasi berbagai macam hal antara lain instalasi sistem operasi, menguji security sebuah aplikasi atau web, dan bahkan membuat simulasi jaringan berbeda OS dengan mudah, tanpa harus membutuhkan komputer lebih dan implementasiannya secara langsung pada sistem di komputer kita.


Referensi


Bahasa Inggris

[1] “Wikipedia: Virtualbox”, https://id.wikipedia.org/wiki/VirtualBox.
[2] “Oracle VM Virtualbox”, https://www.virtualbox.org/.

Bahasa Indonesia

[1] “Pengertian dan Fungsi Virtualbox”, www.meretas.com/pengertian-dan-fungsi-virtualbox/.

Kategori