I Love GitHub: Upload Projekmu ke GitHub!

Maret 21, 2019


Halooo. Artikel kali ini akan membagikan sedikit ilmu tentang bagaimana cara mengupload sebuah projek ke GitHub. Namun pertama-tama yang harus dilakukan pastinya adalah punya akun GitHub, kalau kalian di sini masih belum punya akun GitHub, mari silahkan daftar di sini. Kalau sudah punya selamat, kita bisa lanjut ke pembahasan selanjutnya.


Langkah selanjutnya agar kita bisa mengupload projek kita ke GitHub dan menyimpannya secara online, kita harus menyediakan semacam tempat penyimpanan di GitHub yang disebut repositori. Untuk membuat repositori di GitHub cukup mudah, mari ikuti langkah-langkah berikut.


Klik simbol tambah (plus) di pojok kanan atas sebelah foto profil, pilih New Repository



Setelah itu kita akan diminta untuk mengkonfigurasi repositori



Pada bagian pertama kita akan disuguhi kolom untuk menamai repositori kita, kolom ini bersifat wajib untuk diisi. Jangan khawatir jika bingung memberi nama, karena github akan menawarkan alternatif nama untuk repository kita



Selanjutnya ada kolom deskripsi untuk menjelaskan secara singkat tentang repositori yang akan kita buat, kolom ini bersifat opsional, boleh untuk dikosongi



Ketiga, kita disuruh memilih sifat dari repositori kita apa ingin dijadikan private atau public, jika dijadikan private maka orang lain tidak bisa melihat repo kita, sedangkan jika repo kita bersifat public, maka semua orang akan bisa melihat, fork, dan clone repo kita. Menu ini bersifat wajib dan defaultnya bersifat public



Menu ini hanya menambah file README dalam projek kita. Jika tidak ingin mencantumkan file README maka abaikan saja. File README sendiri berguna untuk informasi lebih lanjut tentang repo kita, meliputi bagaimana cara instalasi repo, requirement repo, deskripsi repo, siapa saja yang ikut andil atau support dalam repo ini, dan lain-lain. Sifatnya opsional



Di bawah menu README terdapat 2 menu dropdown, menu yang pertama adalah .gitignore yang merupakan sebuah metode pengabaian suatu file dan menu kedua adalah pemilihan lisensi yang akan kita berikan pada repo kita nantinya. Kedua menu ini bersifat opsional



Jika semua sudah terisi sesuai keinginan kita maka kita lanjut dengan menekan tombol hijau Create Repository.


Selamat repositori telah berhasil dibuat, sekarang buka terminal dan masuk ke dalam direktori projek kita, lalu ikuti langkah-langkah berikut:


git init config

Bagi kalian yang masih baru dalam dunia git lebih baik konfigurasi kan dulu username dan email kalian dengan perintah:

git init

Perintah ini akan menginisialisasi direktori projek kita dan git akan membuat folder .git yang berfungsi untuk mencatat riwayat perubahan pada projek kita

git add [nama_berkas]

Tambahkan file atau perubahan dalam direktori projek dengan perintah git add [nama_berkas] atau jika ingin mudahnya git add . atau git add *

git commit -m “komentar”

Beri commit atau sebuah keterangan pada direktori projek kita. Commit ini berguna untuk menjelaskan secara singkat perubahan apa saja yang telah kita lakukan pada direktori projek.

git remote add origin [alamat_repo]

Kemudian kita remote projek direktori kita dengan perintah

git push -u origin master

Push atau upload projek lokal kita ke repo online yang ada di GitHub

Kemudian akan diminta untuk mengisikan username dan password akun GitHub

Sekarang coba lihat halaman repo kalian yang ada di github apakah file yang ada di dalam direktori projek kalian ada di sana? Kalau ada selamat kalian berhasil menyimpan projek kalian di github!

Kategori