Estimasi Waktu Baca: 2 menit

Deskripsi Fungsi

Fungsi max() digunakan untuk menemukan elemen atau item terbesar dari iterable. Selain itu fungsi ini juga dapat mengembalikan nilai terbesar dari perbandingan antara dua argumen atau lebih.

Sintaks dan Parameter

Sintaks fungsi max() terbagi atas dua bentuk berdasarkan jenis argumennya

Sintaks fungsi max() dengan iterable sebagai argumennya


>>> max(iterable, *iterables[, key, default])

Parameter fungsi max() pada sintaks ini terdiri dari:

  • iterable – seperti sequence (string, list, tuple), collection (set, dictionary, frozenset), atau iterator lain yang akan dicari item terbesarnya.
  • *iterables (opsional) – sejumlah iterable, bisa lebih dari satu
  • key (opsional) – atau fungsi kunci dimana iterable akan diteruskan dan perbandingan dilakukan berdasarkan pada nilai kembaliannya
  • default (opsional) – Nilai yang diberikan jika iterablenya tak berisi (kosong)

Sintaks fungsi max() selain iterable sebagai argumennya


>>> max(arg1, arg2, *args[, key])

Parameter fungsi max() pada sintaks ini terdiri dari:

  • arg1 – objek pertama yang akan dibandingkan (bilangan, string, atau objek lain)
  • arg2 – objek kedua yang akan dibandingkan (bilangan, string, atau objek lain)
  • *args (opsional) – objek lain yang akan dibandingkan
  • key (opsional) – atau fungsi kunci dimana argumen akan diteruskan dan perbandingan dilakukan berdasarkan pada nilai kembaliannya

Beberapa ‘skenario’ nilai kembalian dari fungsi max() dengan argumen iterable adalah sebagai berikut:

SkenarioKeyDefaultNilai Kembalian
Iterable kosongYa / TidakYaNilai default
Iterable kosongYa / TidakTidakValueError
Iterable tunggalYaYa / TidakItem terbesar berdasarkan fungsi kunci
Iterable tunggalTidakYa / TidakItem yang terbesar
Multi iterableYaYa / TidakIterable terbesar berdasarkan fungsi kunci
Multi iterableTidakYa / TidakIterable terbesar

Sedangkan untuk ‘skenario’ nilai kembalian dari fungsi max() selain dengan argumen iterable adalah sebagai berikut:

SkenarioKeyNilai Kembalian
Dua argumenYaNilai terbesar di antara keduanya berdasarkan fungsi kunci
Dua argumenTidakNilai terbesar di antara keduanya
Lebih dari dua argumenYaNilai terbesar di antara semua argumen berdasarkan fungsi kunci
Lebih dari dua argumenTidakNilai terbesar di antara semua argumen

Fungsi max() akan mengembalikan pesan TypeError bila tidak diisi apapun di dalamnya alias kosong.

Contoh Penerapan

Fungsi max() Tanpa Argumen dan Iterable Kosong


>>> max()
Traceback (most recent call last):
  File "<stdin>", line 1, in <module>
TypeError: max expected 1 arguments, got 0

>>> max([])
Traceback (most recent call last):
  File "<stdin>", line 1, in <module>
ValueError: max() arg is an empty sequence

>>> max([], default="Maaf kosong")
'Maaf kosong'

Fungsi max() dengan Argumen Iterable


# max() dengan iterable tunggal
bilangan = [6, 7, 2, 3, 5]
print(bilangan, '| Nilai terbesarnya adalah', max(bilangan))

# max() dengan multi iterable
bilangan2 = [8, 9, 1, 4]
print(bilangan, ':',bilangan2, '| Iterable terbesarnya adalah', max(bilangan, bilangan2))

# max() dengan parameter key 
print(bilangan, ':',bilangan2, '| Iterable terbesar berdasarkan jumlah anggotanya adalah', max(bilangan, bilangan2, key=len))

Keluaran:


[6, 7, 2, 3, 5] | Nilai terbesarnya adalah 7

[6, 7, 2, 3, 5] : [8, 9, 1, 4] | Iterable terbesarnya adalah [8, 9, 1, 4]

[6, 7, 2, 3, 5] : [8, 9, 1, 4] | Iterable terbesar berdasarkan jumlah anggotanya adalah [6, 7, 2, 3, 5]

Fungsi max() dengan Argumen Selain Iterable


# max() dengan argumen selain iterable
teks = 'python'
print(teks, '| Huruf terbesarnya adalah', max(teks))

# max() dengan dua argumen selain iterable
print('5, 7, | Nilai terbesarnya adalah', max(5, 7))

# max() dengan lebih dari dua argumen selain iterable
print('-5, -7 | Nilai terbesarnya adalah', max(-5, -7))

Keluaran:


python | Huruf terbesarnya adalah y
5, 7, | Nilai terbesarnya adalah 7
-5, -7 | Nilai terbesarnya adalah -5