Estimasi Waktu Baca: 7 menit

Sintaksnya lebih singkat, rapi, mudah dibaca dan dipelajari (human friendly), ditambah memiliki banyak library, apalagi kalau bukan javascript python. Beberapa kelebihan yang telah disebutkan di atas sudah bisa menjadi dasar kenapa bahasa ini sangat direkomendasikan untuk seorang pemula.

Bersyukurlah para calon programmer milenial sekarang karena kalian tidak memulai belajar skill pemrograman dengan dikenalkan bahasa seperti Pascal, C, atau C++. Dulu zaman saya, saya cukup beruntung (sedikit) karena dikenalkan Java dalam memulai belajar pemrograman. Berbeda dengan kakak-kakak saya yang dikenalkan bahasa C. Yah, mungkin ini memang tergantung ‘selera zaman’.

Namun, tanpa menghilangkan rasa hormat saya terhadap bahasa-bahasa tersebut, setiap bahasa memang memiliki keunggulannya masing-masing.

Contohnya dengan belajar Pascal kita bisa mempelajari cikal bakal komputer modern. Begitu pun dengan bahasa C dan C++ dapat mengajarkan kita membuat perangkat mobile, game, dan software yang powerful. Kalau Java? Niai lebihnya ada pada platform Android.

Kembali lagi ke python, sekarang jika kalian ingin bukti kenapa python lebih enak dipelajari oleh seorang pemula kalian bisa lihat gambar di bawah ini.

Bagaimana tertarik untuk lanjut? Baiklah kita mulai kenalan dulu dengan python. Ada pribahasa mengatakan tak kenal maka tak tahu. tak sayang? Anda kenal anak tetangga Anda kenapa Anda harus sayang? (guyon)

Python dan Sejarahnya

Python merupakan bahasa interpreter, interpreter di sini maksudnya python akan memproses kode program secara baris perbaris, berbeda dengan compiler. Jadi metode yang dipakai sama dengan bahasa PHP, PERL dan lain-lain. Kemudian python merupakan High Programming Language atau bahasa tingkat tinggi, maksudnya instruksi yang ada di dalamnya sudah mendekati bahasa manusia.

Bahasa ini dikenalkan ke publik oleh pak de Guido van Rossum di tahun 1991, namun pengembangan bahasa ini sendiri tercatat sejak akhir tahun 1989.

Python lebih tua dari Java, kebanyakan programmer masih salah kapra bahwa python merupakan bahasa yang terbilang baru daripada Java. Hal tersebut mungkin disebabkan karena python akhir-akhir ini menjadi bahasa yang populer setelah mulai menggoyahkan zaman ‘keemasan’ Java.

Python merupakan projek lanjutan dari bahasa ABC di tempat pak de Guido bekerja tepatnya di Centrum Wiskunde & Informatica (CWI) yang berlokasi di Amsterdam Science Park, Belanda.

Bahasa ABC sendiri didukung hingga versi terakhirnya 1.05.02.

Asal nama python sendiri bukan semata-mata terinspirasi dari ular python, meskipun logonya sendiri dua ular dengan warna biru dan kuning, di luar ekspektasi nama python diambil dari salah satu acara televisi yang bernama Monty Python’s Flying Circus.

Yang mana acara tersebut merupakan acara favorit beliau.

Versi Python Dulu Hingga Sekarang

Python dikenalkan ke publik untuk pertama kali dengan versi 1.0 pada 26 januari 1994 dan selanjutnya terus mengalami perkembangan

  1. Python 1.1 – 11 Oktober 1994
  2. Python 1.2 – 13 April 1995
  3. Python 1.3 – 13 Oktober 1995
  4. Python 1.4 – 25 Oktober 1996
  5. Python 1.5 – 03 Januari 1998
  6. Hingga versi Python 1.6 – 5 September 2000

Yang mana akhirnya pada 16 Oktober 2000 python update versi menjadi python 2.0. Versi python 2 ini bertahan kurang lebih hingga 20 tahun dan memiliki versi sampai python 2.7, tak ayal jika kebanyakan software atau aplikasi yang dibangun dengan python versi ini sangat banyak.  

  1. Python 2.1 – 15 April 2001
  2. Python 2.2 – 21 Desember 2001
  3. Python 2.3 – 29 Juni 2003
  4. Python 2.4 – 30 Nopember 2004
  5. Python 2.5 – 19 September 2006
  6. Python 2.6 – 01 Oktober 2008
  7. Python 2.7 – 03 Juli 2010
Namun sayang, saat pergantian tahun 2020 python versi 2 dengan versi terakhirnya python 2.7, sudah tidak didukung lagi alias End of Life (EOL). RIP Python 2, 16 Oktober 2000 – 1 Januari 2020.

Seiring dengan pengembangan python versi 2. Pada tahun 2008 pak de Guido yang juga disebut Benevolent Dictator for Life dari bahasa pemrograman python ini juga membuat python dengan versi terbaru yakni python versi 3.0 pada 03 Desember 2008.

  1. Python 3.1 – 27 Juni 2009
  2. Python 3.2 – 20 Februari 2011
  3. Python 3.3 – 29 September 2012
  4. Python 3.4 – 16 Maret 2014
  5. Python 3.5 – 13 September 2015
  6. Python 3.6 – 23 Desember 2016
  7. Python 3.7 – 27 Juni 2018

Dan hingga artikel ini ditulis python 3 sudah mencapai versi Python 3.8 yang dirilis di tanggal 14 Oktober 2019.

Kenapa Python?

Kenapa? Sedikit jawaban sudah diberikan di awal artikel, selebihnya saya taruh sini. Beberapa alasan kenapa kalian disarankan menggunakan python, karena python itu…

  1. Gratis. Tidak bisa dipungkiri bahwa bahasa ini gratis. Kita dapat menggunakannya baik untuk projek personal maupun projek komersil.
  2. Sintaks yang human friendly. Sudah disebutkan di awal artikel tapi saya tulis kembali barangkali kalian lupa. Jadi maksud dari human friendly. Sintaks yang dimiliki python mudah dibaca alias bersahabat dengan manusia, sehingga membuat kita mudah pula mempelajarinya. Kemudian sintaksnya juga singkat dan mengutamakan kerapian penulisan kode, ini terbukti dengan adanya indentasi (akan di bahas setelah bab ini)
  3. High level programming. Bahasanya sudah mendekati bahasa sehari-hari manusia (menggunakan bahasa inggris).
  4. Multi-paradigma. Ada 2 paradigma dalam bahasa pemrograman, pertama prosedural dan kedua object oriented programming (OOP). Python dapat ditulis dengan kedua paradigma tersebut
  5. Kaya akan library. Sesuai quotenya “python bisa digunakan untuk segala tujuan” ini juga tidak lepas dari kesediaan library di dalamnya. Dalam sub menu Apa yang bisa dilakukan python?” sudah saya singgung sedikit tentang library. Selebihnya ada dipembahasan terakhir.
  6. Lintas Platform. Artinya, python dapat berjalan di atas platform atau sistem operasi apapun (Windows, Linux, Mac OS, dll).  

Kemudian berbicara mengenai tingkat kepopulerannya, python bisa dibilang satu tingkat di bawah javascript namun berada di tingkat pertama bila dibandingkan dengan bahasa desktop yang lain. Saya dapat berbicara begini karena mengacu pada data dalam github di kuartal keempat tahun kemarin (2019).

Terlihat pada tangkapan layar di atas, python menduduki peringkat ke dua, menggeser java yang sebelumnya berada di sana. Statistik pada github ini didapat dari seberapa banyak repositori atau program yang dibangun menggunakan bahasa-bahasa tersebut.

Balik lagi, meskipun masih di bawah bayang-bayang javascript, python juga tercatat merupakan salah satu bahasa dengan kenaikan pertumbuhan pengguna yang sangat besar diantara 10 bahasa terpopuler github di atas bersama dengan typescript.

Beralih ke forum sejuta programmer (Stackoverflow). Pada tahun lalu forum sejuta programmer ini juga membuat perangkingan dengan berbagai kategori. Salah satunya kategori Most Popular Technologies.

Dalam kategori Most Popular Technologies terdapat sub-kategori lagi yang meliputi bahasa pemrograman, bahasa skrip, dan bahasa markup. Kemudian jika kita melihat urutan peringkat maka tidak jauh beda dengan apa yang ada di github (abaikan saja HTML/CSS dan SQL).

Perangkingan tersebut dibagi atas 2 responden (seluruh user stackoverflow dan responden dari para developer profesional). Pada perangkingan tersebut stackoverflow juga menambahkan keterangan di bawahnya.

For the seventh year in a row, JavaScript is the most commonly used programming language, but Python has risen in the ranks again. This year, Python just edged out Java in overall ranking, much like it surpassed C# last year and PHP the year before. Python is the fastest-growing major programming language today.

Dan ada satu lagi dari Kategori Most Loved, Dreaded, dan Wanted. Dalam kategori ini dibagi atas tiga sub-kategori, yang masing-masing sub-kategori dibagi sesuai judul kategorinya (Loved, Dreaded, Wanted). Nah karena hanya mengambil sisi positifnya maka kita ambil kategori Most Loved dan Most Wanted.

Pada sub kategori Most Loved python ternyata menempati peringkat kedua setelah Rust. Sedangkan pada sub kategori Most Wanted python berhasil menduduki peringkat pertama. Wow.

Sama halnya dengan kategori Most Technologies, di bawah kategori ini juga terdapat keterangan untuk masing-masing sub-kategori.

Most Loved

For the fourth year in a row, Rust is the most loved programming language among our respondents, followed close behind by Python, the fastest-growing major language today. This means that proportionally, more developers want to continue working with these than other languages.

Most Wanted

Python is the most wanted language for the third year in a row, meaning that developers who do not yet use it say they want to learn it

Bagaimana? Mengacu pada data dari ke dua sumber di atas kita dapat mengambil kesimpulan, bahwasanya python bisa disebut sebagai bahasa yang sangat populer, sangat dicintai, dan paling dicari untuk dipelajari oleh kebanyakan programmer muda di seluruh dunia (untuk saat ini). *Cieeee…

Lanjut, jika berbicara prospek ke depannya Anda bisa berpeluang menjadi,

  1. Pawang Ular (guyon)
  2. Developer/Pengembang Software berbagai platform
  3. Developer Web
  4. Developer Mobile
  5. Data Scientis/Data Analist
  6. Developer Game
  7. Hacker yang baik hati

Bagaimana? banyak bukan? Itu belum semua, kapan-kapan saya tambahi lagi.

Apa yang bisa dihasilkan dari python?

Loh ya banyak, pertama python bisa membuat program menampilkan kalimat hello world seperti bahasa yang lain.

  1. Aplikasi Desktop. Poin pertama karena python termasuk bahasa berbasis desktop maka wajib hukumnya python dapat membuatnya
  2. Pengembangan Website. Dengan menggunakan framework python seperti Django dan Flask maka kita bisa membangun website dengan mudah menggunakan python
  3. Aplikasi Mobile. Pada mobile terlebih platform Android dapat kita bangun dengan teknologi Kivy
  4. Penerapan ilmu Artificial Intelegent (AI). Selain bahasa R, python juga sangat cocok digunakan dalam penerapan ilmu-ilmu AI seperti machine learning, deep learning, dan lain-lain. Semua itu bisa kita terapkan pada python dengan dibantu library-library seperti Tensorflow, Scikit, Numpy, dan sebagainya.
  5. Crawler Data Twitter. Bagi kalian yang suka mengumpulkan dan mengolah data yang bersumber dari twitter, python juga bisa melakukannya dengan menggunakan library tweepy.
  6. Scraping Website. Yang suka bermain scraping bisa gunakan tool seperti Beautiful Soup dan Selenium.
  7. Aplikasi pada platform Windows. Bagi kalian yang ingin membuat aplikasi pada Windows bisa pelajari materi Tkinter  
  8. Game. Bercita-cita menjadi developer game? Selain menggunakan bahasa C, C++, Java. Python juga ampuh dalam hal ini
  9. Skrip Hacking. Bagi yang tertarik dalam dunia hacking dan ingin mencoba menerapkan teknik seperti SQL Injection, CSRF, dan lain-lain bisa dilakukan dengan python, gunakan program hacking kalian untuk menguji kemanan sistem kalian sendiri, itu lebih bijak.
  10. Internet of Thing (IoT). Tertarik pada IoT? Kalian bisa dengan mudah menerapkan konsepnya di python.
  11. Robotika. Dengan memanfaatkan pyRobot kalian bisa dengan gampang belajar mengenai dunia robotika
  12. Pemrosesan Citra Digital (PCD). Dalam hal PCD pada umumnya menggunakan Matlab atau bahasa R, namun kini library untuk PCD juga sudah tersedia di python. Contohnya seperti OpenCV, Numpy, dan lain-lain. 

Dan masih banyak lagi, akan saya tambahi kapan-kapan

Siapa yang sudah menggunakan python?

Banyak sekali! sebagian besar perusahaan ternama seperti Google dan Facebook (untuk instagram) sudah mempercayakan aplikasi yang mereka buat dibangun dengan sentuhan python. Selain itu ada juga:

  1. Spotify
  2. Netflix
  3. Uber
  4. Dropbox
  5. Pinterest
  6. Reddit

Dan masih banyak lagi.