20 Web Browser Terbaik yang Dapat Dicoba di Linux Ubuntu!

September 24, 2019


Web browser atau dalam bahasa indonesianya adalah peramban web atau bisa juga disebut penjelajah web merupakan suatu software yang berfungsi untuk berinteraksi, meminta, menerima, dan menyajikan sumber informasi dari internet untuk pengguna. Selain dapat menelusuri dan memberikan informasi dari internet, peramban web juga dapat digunakan untuk menampilkan informasi atau berkas-berkas yang ada pada pc kita melalui server lokal.


Ada banyak macam web browser, namun pada artikel ini hanya akan dibahas yang dapat dijalankan pada sistem operasi Linux Ubuntu. Kalau begitu tak usah lama-lama lagi, mari kita simak dengan santuy.


Chromium

Chromium? Apa bedanya dengan Chrome? Perbedaan yang paling umum dari keduanya adalah jika Google Chrome merupakan projek komersil dan close source milik Google, berbeda dengan Chromium yang merupakan projek open source yang mana source codenya boleh disalin, dimodifikasi, dan didistribusikan kembali. Di bawah lisensi BSD, chromium bertujuan untuk meningkatkan teknologi web browser yang mengarah pada pengalaman pengguna web yang lebih baik untuk semua orang. Selain itu Chromium merupakan basis dari browser-browser ternama salah satunya Google Chrome sendiri serta beberapa browser lain seperti Opera, Vivaldi, Baidu, hingga Microsoft Edge.


Google Chrome

Siapa yang tidak kenal Google Chrome? web browser besutan google ini sangat digandrungi oleh banyak pengguna karena performanya yang cepat dan keamanannya yang sangat baik. Chrome merupakan browser lintas platform yang artinya bisa dijalankan di lebih dari satu sistem operasi seperti Windows, Linux dan Mac OS. Browser yang awalnya dirilis untuk microsoft windows pada tanggal 2 september 2008 kini mampu bersaing dengan web browser lain seperti mozilla firefox dan opera. Google Chrome juga merupakan komponen utama pada sistem operasi berbasis linux yaitu Chrome OS.


Mozilla Firefox

Web browser selanjutnya adalah Mozilla Firefox atau Firefox, nama aslinya Phoenix beberapa menyebutnya Mozilla Firebird merupakan web browser gratis dan dapat dijalankan pada sistem operasi seperti Windows, Linux dan Mac OS (cross platform). Firefox merupakan ‘pesaing berat’ Google Chrome dikarenakan memiliki komunitas yang terbilang sangat besar serta dari segi peforma dan kemanan juga tidak kalah dengan Google Chrome. Pada tahun 2017 Firefox memasukkan teknologi baru dengan kode nama Quantum ke dalam firefox versi 57 dan dari versi ini hingga generasi penerusnya Firefox akan dikenal dengan nama Firefox Quantum.


Opera

Peramban web lintas platform selanjutnya yang memiliki komunitas besar adalah Opera. Proyek Opera mulai dikerjakan sekitar tahun 1994 sebagai sebuah proyek penelitian Telenor, perusahaan telekomunikasi terbesar di Norwegia. Kemudian pada tahun 1995, Telanor bercabang menjadi perusahaan yang terpisah bernama Opera Software ASA. Berselang satu tahun kemudian (1996) opera merilis versi pertamanya dengan versi 2.0. Walaupun dalam pasar pc rumahan opera mini lebih rendah dibanding chrome atau firefox, namun pada versi mobile, opera mini sukses besar.


Vivaldi

Vivaldi, web browser yang masih punya hubungan ‘saudara’ dengan opera ini diciptakan oleh salah satu pendiri dan mantan CEO Opera Jon Stephenson von Tetzchner dan temannya Tatsuki Tomita. Vivaldi tercipta karena beberapa mantan pengguna Opera yang tidak puas dengan transisi dari mesin tata letak Presto ke browser berbasis Chromium yang mengakibatkan hilangnya banyak ciri khas dari Opera itu sendiri. Meskipun juga berbasis Chromium, tujuan Vivaldi sebenarnya adalah untuk menghidupkan kembali fitur-fitur Opera berbasis Presto dengan beberapa modifikasi miliknya sendiri.


Midori

Selanjutnya ada Midori yang sudah dijadikan peramban web default beberapa sistem operasi berbasis linux seperti SliTaz Linux, Bodhi Linux, Trisquel Mini, dan turunan ubuntu yang terkenal dan pernah saya pakai yaitu Elementary OS Freya. Midori merupakan web browser sumber terbuka yang ramah dengan pc dan pengguna, karena selain sangat ringan dan cepat, Midori juga sangat memperhatikan privasi penggunanya, bagi mereka itu adalah prioritas nomor satu, ini dibuktikan dengan DuckDuck Go yang dipasang sebagai search engine defaultnya.


Brave

Bagi kalian yang ‘benci’ iklan pada internet dengan cara publishnya terlampau ‘bar-bar’ atau bagi kalian yang sangat menjaga privasi. Brave bisa jadi solusinya! Brave lahir dilatar belakangi oleh suatu “konflik” antara pengiklan yang mengumpulkan dan menyimpan rincian informasi pribadi tentang pengguna internet dalam tujuan untuk memberikan iklan yang lebih efektif dengan pengguna internet yang jelas menolak keras terhadap pengumpulan informasi pribadi mereka. Brave sudah menjadi web browser yang bisa dijalankan pada semua paltform, ringan, dan cepat, bahkan digadang-gadang lebih cepat dua hingga delapan kali daripada Chrome dan Safari.


Falkon

Falkon atau sebelumnya dikenal dengan nama Qupzilla merupakan web browser buatan KDE dengan menggunakan teknologi mesin rendering Qt WebEngine. Tujuan dibuatnya Falkon sebenarnya untuk pendidikan, namun begitu sejak awal Falkon merupakan peramban web yang kaya akan fitur. Peramban web yang lahir dari ide David Rosca ini memiliki semua fungsi standar dari kebanyakan browser web pada umumnya seperti bookmark, riwayat, tab, dan secara default telah mengaktifkan pemblokir iklan dengan plugin AdBlock bawaannya.


WaterFox

WaterFox merupakan web browser open source 64-Bit pertama yang didistribusikan secara luas di web dan dengan cepat mendapat pengguna yang setia, WaterFox dibuat untuk arsitektur sistem x64 and ARM64. Dibangun oleh Alexandros Kontos dan temannya Adam Wood, Waterfox pertama kali dirilis pada tanggal 27 Maret 2011, untuk Windows 64-bit. Kemudian pada 14 Mei 2015 mulai diperkenalkan untuk sistem operasi Mac dengan merilis versi 38.0. Dua bulan berselang pada tanggal 22 Juli 2015 dirilis versi 29.0 untuk iOS. Sedangkan untuk sistem operasi Linux mulai diperkenalkan pada akhir tahun 2016 tepatnya 20 Desember 2016 dengan merilis versi 50.0 dan untuk OS Android pertama kali diperkenalkan pada versi 55.2.2.


Min

Sesuai dengan namanya Min merupakan peramban web open source yang dibangun dengan menggunakan teknologi Electron (CSS+Javascript), min dirancang untuk menjadi peramban web yang cepat dan menggunakan sedikit daya baterai. Search engine default min menggunakan DuckDuck go yang membuat privasi kalian menjadi aman, kemudian ketika koneksi yang kalian miliki lambat, min secara otomatis memblokir skrip dan gambar dari suatu web, sehingga laman web akan memuat lebih cepat dan memungkinkan kalian menggunakan sedikit data. Desain min juga dirancang bersih dan minimalis menegaskan bahwa min merupakan web browser yang benar-benar ringan dan cepat.


Beaker

Beaker adalah web browser gratis dan open-source yang dikembangkan oleh Blue Link Labs. Beaker menggunakan teknologi peer-to-peer yang memungkinkan pengguna untuk mempublikasikan sendiri situs web dan aplikasi berbasis web miliknya langsung dari browser, tanpa perlu mengelola server web yang terpisah atau meng-host konten mereka di server pihak ketiga. Selain itu Beaker juga mendukung protokol HTTP untuk terhubung ke server.


SeaMonkey

Sejarah awal SeaMonkey ini sebenarnya bernama Mozilla Application Suite, yang merupakan pengembangan dari Netscape Navigator buatan Netscape Communications Corporation (yang sudah bubar). SeaMonkey mulai lahir pada 10 Maret 2005, setelah yayasan pendiri FireFox yaitu Mozilla Foundation mengumumkan bahwa mereka tidak akan merilis versi resmi baru Mozilla Application Suite setelah versi 1.7.x dan memutuskan untuk fokus pada proyek mandiri mereka seperti peramban web Firefox dan software klien email Thunderbird. Sehingga pengembangan internet suite ini tidak lagi di bawah kendali Mozilla Foundation tetapi oleh SeaMonkey Council. SeaMonkey dapat diunduh secara gratis, open source, dan bisa dijalankan pada platform apapun.


GNOME Web (Epiphany)

GNOME Web bersifat gratis, open source, dan ringan karena tidak terlalu menggunakan banyak fitur. Selain itu peramban web ini menawarkan tampilan web yang sederhana, bersih, dan indah. Terpasang secara default pada lingkungan desktop GNOME dan sistem operasi turunan Ubuntu yaitu Elementary OS. Pada distro linux debian beserta turunannya paket untuk menginstall GNOME Web masih bernama ephpani-browser atau ephipany.


Yandex

Yandex browser adalah peramban web yang diciptakan oleh perusahaan asal Rusia yang bergerak di bidang internet bernama Yandex. Yandex menggunakan teknologi mesin peramban web Blink dan didasarkan pada proyek sumber terbuka Chromium. Peramban ini memiliki tingkat keamanan yang bagus, ia memeriksa keamanan halaman web dengan sistem keamanannya dan memeriksa file yang diunduh dengan anti-virus Kaspersky. Browser ini juga menggunakan teknologi Turbo Software Opera untuk mempercepat penjelajahan web pada koneksi yang lambat.


Iridium

Berikutnya merupakan salah satu browser yang juga mengutamakan keamanan berselancar untuk para pengguna setianya, nama web browser berikut yaitu Iridium. Iridium menggunakan basis Chromium sama seperti web browser kebanyakan, ia mampu mengoptimalkan banyak aspek penting yang luput dari beberapa web browser yang menggunakan basis yang sama dengannya


Pale Moon Browser

Your browser, your way, merupakan motto dari salah satu web browser yang satu ini, Pale Moon. Pale Moon web browser gratis dan open source yang dirilis resmi untuk platform Linux dan Windows, sedangkan untuk platform Mac OS masih dalam tahap pengembangan. Pale Moon menekankan diri pada penggunaan yang efisien dan kemudahan dalam kustomisasi.


Konqueror

Konqueror merupakan web browser sekaligus juga file manager yang berbasis KDE (sebuah lingkungan desktop di sistem operasi Linux). Konqueror merupakan web browser gratis dan open source yang menggunakan teknologi KHTML atau KDEWebKit sebagai mesin rendernya.


Slimjet

SlimJet Browser adalah web browser seri lanjutan dari SlimBrowser yang merupakan web browser multi-situs tab dari FlashPeak yang menggunakan mesin tata letak Microsoft Trident. SlimJet Browser kaya akan fitur seperti built-in popup killer, quick search, hidden sites, online translation, dan masih banyak lagi menjadikan SlimJet Browser salah satu dari dua belas pilihan browser yang ditawarkan kepada pengguna Microsoft Windows di European Economic Area pada tahun 2010.


Dillo

Pada akhir tahun 1999 Jorge Arellano Cid yang merupakan software engineer membuat sebuah proyek peramban web yang dinamakan Dillo dan dirilis pertama kali di bulan Desember di tahun yang sama. Tujuan Jorge Arellano membuat Dillo adalah untuk semata-mata membuka pikiran kita bahwa bila ingin mendapatkan suatu informasi kita tidak harus selalu mempunyai media atau perangkat yang canggih, maka dari itu Dillo dirancang dengan ukuran yang sangat kecil, cepat, dan efisien dalam mencari suatu informasi. Beberapa fitur standar juga sudah terpasang seperti bookmark, tab browsing, dukungan file dengan format JPEG, PNG, GIF, dan lain sebagainya. Dillo dapat dijalankan pada platform seperti Linux, BSD, OS X, IRIX, dan Cygwin.


Tor

Terakhir web browser idola kalian para peseluncur deep web. Tor browser merupakan peramban web yang menggunakan jaringan Tor  untuk melindungi privasi dan anonimitas penggunanya. Tor Browser telah didesain untuk mencegah situs melakukan pengidentifikasian pengguna berdasarkan pengaturan peramban pengguna tersebut (fingerprinting). Selain itu pada dasarnya Tor Browser tidak menyimpan riwayat penelusuran pengguna. Cookies hanya valid untuk sesi tunggal hingga Tor Browser ditutup atau Tor browser akan meminta identitas baru jika pengguna membukanya kembali.


Bonus


Lynx

Sebagai bonus, kopiding.in akan memberi informasi mengenai salah satu web browser keren lagi, nama web browser tersebut adalah Lynx.


Lynx dibangun pada tahun 1992 oleh Lou Montulli, Michael Grobe, dan Charles Rezac yang merupakan mahasiswa dan staff di Universitas Kansas. Lynx dapat berjalan pada platform Unix, MacOS, VMS, Windows 95/98/NT, DOS386+ (tetapi tidak dengan versi 3.1, 3.11), serta OS/2 EMX. Lynx dijalankan dengan terminal, jadi hasil akhir yang ditampilkannya nanti adalah berupa teks, maka dari itu lynx juga dapat pula disebut text web browser. Apa kelebihan lynx daripada web browser yang sudah disebutkan di atas?


Pertama lebih garang dan keren. Kemudian yang kedua karena outputnya hanya teks membuat lynx tidak membutuhkan koneksi yang cepat dan hanya menghabiskan kuota yang sangat sedikit ini dikarenakan lynx mengabaikan tampilan, gambar, dan javascript. Jadi bagi kalian yang hanya ingin mendapatkan informasi hanya berupa teks sedangkan kuota tinggal sedikit atau memiliki koneksi yang buruk dapat menginstal lynx di pc.


Nah itu tadi 20 Web Browser terbaik yang dapat kalian coba di linux khususnya pengguna distro Ubuntu dan keluarganya. Jika ada pertanyaan, request, kritik yang membangun, atau hanya ingin menyapa, tulis saja di kolom komentar ya.

Kategori