10 Bahasa Pemrograman Terpopuler Tahun 2019 dari Setiap Sumber

Desember 30, 2019


Tinggal menunggu jam hingga tahun 2019 selesai, banyak sekali teknologi baru di tahun ini yang membawa kontribusi besar dalam dunia programming. Terciptanya teknologi tersebut tidak luput dari seberapa canggihnya basis bahasa pemrograman yang digunakan. Semakin canggih bahasa tersebut maka tidak sedikit pula yang ingin mempelajarinya bahkan akan terus bertambah dan komunitas yang dibangun akan semakin besar, menjadikannya semakin populer dalam dunia programming.


Akhirnya, mengetahui bahasa pemrograman mana yang memiliki komunitas lebih besar dan populer dari yang lain akan menjadi patokan kita mengetahui bagaimana nasib dari bahasa tersebut kedepannya, khusus untuk pemula dapat menentukan bahasa mana yang cocok dipelajari. Sedangkan bagi para programmer dan pengembang yang sudah berpengalaman nantinya akan lebih mudah untuk menentukan bahasa mana yang lebih enak digunakan untuk projek selanjutnya.


Berikut akan kami informasikan 10 bahasa pemrograman terpopuler dari setiap sumber yang mana setiap sumber tersebut memiliki metodologinya sendiri dalam menentukan urutan peringkat.


octoverse.github

Pada kuartal ketiga tahun ini tepatnya bulan oktober, github mengeluarkan situs bernama octoverse.github. Banyak perangkingan dalam kategori tertentu yang ada dalam octoverse.github tak terkecuali perangkingan dalam kategori bahasa pemrograman yang banyak digunakan


Metodologi yang digunakan github adalah berdasarkan pull request dalam 12 bulan terakhir.


Jadi menurut github bahasa pemrograman Javascript masih kokoh bertengger di puncak selama kurun waktu 5 tahun terakhir.


Python mulai merangkak ke posisi 2 menggeser java yang sebelumnya menempati peringkat tersebut. Github menyebutkan bahwa python merupakan salah satu bahasa yang pertumbuhannya cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir ini.


Selanjutnya PHP yang dalam waktu 4 tahun belakangan ini masih anteng di posisi 4. Di sisi lain C# dan C++ bersaing ketat yang mana pada tahun ini dimenangkan oleh C# diurutan 5 dan C++ diurutan 6.


Tak kalah mengejutkan adalah Typescript yang pada tahun 2017 tidak masuk 10 besar akan tetapi di tahun berikutnya mulai menembus 10 besar dan sekarang menempati posisi 7 meninggalkan Shell, C, dan Ruby yang posisinya terus merosot dari tahun 2015.


Stackoverflow

Beralih ke situs diskusi paling terkenal di kalangan programmer, Stackoverflow. Situs ini terhitung sudah 9 kali (mulai tahun 2010) membuat survey dengan koresponden mencakup para pengembang dari 179 negara. Pada tahun ini survey diikuti oleh sekitar 88,883 responden lebih sedikit daripada tahun sebelumnya yang mencakup 101.592 responden.


Dalam kategori Most Technology (Programming, Scripting, dan Markup Language) dibagi dua jenis koresponden yang disurvey untuk menentukan perangkingan. Survey pertama diambil dari semua koresponden, yang mana rangking satu ditempati oleh Javascript selama 7 tahun berturut-turut. Karena perangkingan ini juga memasukkan unsur Scripting dan Markup Languages maka HTML dan CSS yang dijadikan satu ada pada posisi kedua dan posisi ketiga diduduki oleh SQL.


Dikatakan pada survei bahwasanya python menjadi bahasa dengan pertumbuhan yang paling pesat di antara bahasa lain sehingga python tahun ini mampu mengungguli Java dan Bash/Shell/PowerShell yang di tahun sebelumnya berada di atasnya. Kemudian di peringkat tujuh ada C# diikuti dengan PHP, C++, dan Typescript yang mulai merangsek ke 10 besar.


Bagaimana dengan survei dari para pengembang profesional?


Ternyata survei yang diambil dari pengembang profesional tidak jauh beda yang membedakan hanya di sana Typescript lebih unggul daripada C++.


TIOBE

TIOBE Programming Community Index atau indeks komunitas pemrograman TIOBE merupakan indikator untuk mengetahui seberapa populer suatu bahasa pemrograman, indeks diperbarui setiap sebulan sekali berdasarkan jumlah kueri yang sudah ditentukan pada 25 mesin pencari atau situs* dengan ranking alexa yang tinggi seperti Google, Bing, Yahoo, Wikipedia, Amazon, Baidu, Ebay, Freepik, dan lain-lain.


Kueri yang digunakan TIOBE untuk meriset pada masing-masing mesin pencarian adalah


*beberapa situs yang bukan berupa mesin pencari murni namun di dalamnya memiliki fitur pencarian dan kriteria lain yang sudah ditentukan oleh TIOBE


Untuk tahun ini berdasar indeks TIOBE tempat pertama sampai keempat masih dimenangkan oleh Java, C, Python, dan C++. Sedangkan untuk urutan kelima Visual Basic rela bertukar tempat dengan C# yang sebelumnya ada di posisi 6. Untuk posisi tujuh sampai sembilan juga tidak berubah. Hanya saja bahasa Swift untuk tahun ini dapat merangsek masuk sepuluh besar setelah sebelumnya berada pada urutan 14.


Kurang lebih 17 tahun sudah indeks TIOBE selalu mencari pemenang dalam kategori bahasa pemrograman terpopuler setiap tahunnya agar diharapkan para pengembang dapat dengan mudah menentukan bahasa mana yang akan dipilih dan digunakan pada masa yang akan datang.


Redmonk

Redmonk Programming Language Rangking merupakan kelanjutan dari pekerjaan Drew Conward dan John Myles White di akhir 2010 yang bertujuan untuk mengetahui bahasa pemrograman mana yang paling banyak digemari setiap tahun berdasar kombinasi dari sumber GitHub dan Stackoverflow.


Sumber yang digunakan pada github berasal dari GitHub archive. Sedangkan pada stackoverflow dengan mengumpulkan matriks yang diperlukan dengan menggunakan tool penjelajah data. Riset ini dilakukan hingga kuartal ketiga tahun 2019.


Berdasarkan riset dari kedua sumber tersebut redmonk dapat menyimpulkan bahwa pada tahun 2019 bahasa terpopuler menurut versinya adalah Javascript, disusul Java, Python, dan PHP. Untuk peringkat lima dimiliki oleh C++ yang naik satu peringkat menemani C#. Pada website nya tercatat bahwa kedua bahasa ini dalam kedudukan yang setara maka dari itu mereka ditempatkan pada peringkat yang sama


Di sisi lain peringkat tujuh sampai sepuluh ditempati secara berurutan oleh CSS, Ruby, C, dan Typescript.


Khusus untuk typescript pada tahun 2019 ini merupakan pertama kalinya bahasa satu ini masuk ke dalam sepuluh besar, karena pada tahun sebelum-sebelumnya hanya mampu bertengger di peringkat dua puluhan yang kemudian seiring populernya Javascript yang juga bisa dikatakan salah satu faktor penyebab bahasa ini semakin lama semakin naik peringkat, ini dibuktikan pada tahun 2018 menempati urutan 12 dan akhirnya tahun ini mampu menembus peringkat 10 bersaing ketat dengan swift yang ada di peringkat 11.



IEEE Spectrum

IEEE Spectrum merupakan majalah atau website dari organisasi terbesar di dunia IEEE yang didedikasikan untuk bidang teknik dan ilmu terapan. IEEE sendiri singkatan dari Institute of Electrical and Electronics Engineers. Mulai dari tahun 2016 IEEE Spectrum mulai membuat ajang peringkat interaktif dalam kategori bahasa pemrograman terpopuler, jadi terhitung sudah 6 kali IEEE Spectrum mempublish bahasa apa saja yang populer setiap tahun.


Metodologi yang digunakan IEEE yaitu menggabungkan sumber-sumber terpercaya mulai dari Google Search dengan kata kunci X programming, Google Trends, Twitter, Github, Stackoverflow, Reddit, dan lain-lain


Hasil yang didapat dari IEEE adalah sebagai berikut. Berbeda dari survei di sumber sebelum-sebelumnya. Pada IEEE yang menempati rangking satu untuk tahun ini adalah python dengan poin (100). IEEE Spectrum akan memberikan nilai 100 bagi siapa saja yang bertengger di peringkat 1. Kembali ke python, ada beberapa faktor menurut IEEE yang membuat bahasa satu ini sangat populer di tahun 2019. Faktor yang paling menonjol adalah bahwa tersedianya banyak library atau pustaka di bidang AI yang terus bertambah dan dikembangkan, contohnya saja Keras yang merupakan pustaka canggih yang mampu berjalan pada antarmuka Tensorflow, CNTK, Theano deep learning, dan lain-lain.


Beranjak ke posisi dua dan tiga terdapat Java (96.3) dan C (94.4) yang mampu menggeser C++ (87.5) keurutan empat. Langkah tersebut diikuti oleh bahasa R (81.5) dan Javascript (79.4) yang mampu memanjat naik ke posisi 5 dan 6 memaksa turun C# (74.5) ke urutan7 dan PHP yang entah kenapa tidak ikut masuk ke dalam perangkingan untuk tahun ini. Matlab (70.6) dan Swift (69.1) yang pada tahun lalu tidak masuk 10 besar, namun tahun ini keduanya mampu membuktikan bahwa mereka masih sanggup bersaing dengan bahasa lain dengan menduduki nomor 8 dan 9, ini membuat bahasa Go (68.0) turun satu peringkat ke peringkat 10.



PYPL

PopularitY of Programming Language atau bisa juga disingkat PYPL merupakan situs yang dibuat dengan menganalisis seberapa sering tutorial bahasa pemrograman dicari di Google dengan kueri <programming language> tutorial.


Jadi indikator dari PYPL adalah semakin banyak tutorial suatu bahasa pemrograman dicari maka diasumsikan semakin populer bahasa tersebut. Data-data mentah tersebut berasal dari Google Trends


Kesimpulan yang didapat PYPL dengan menggunakan metodologi versinya menghasilkan python sebagai pemenang di tahun 2019. Berdasar PYPL, bahasa python sudah 5 tahun terakhir menunjukkan peningkatan sebesar 19.06% Sedangkan bahasa Java mengalami penurunan sebesar -6.9%.


Sepertinya dalam peringkat 10 besar menurut riset dari PYPL tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya.


Trendy Skill

Website satu ini merupakan layanan untuk menemukan pekerjaan bagi programmer profesional, namun pekerjaan yang tersedia hanya di 14 negara seperti Amerika, Jerman, Swedia, Spanyol, Belanda, Irlandia, Swiss, Austria, Belgium, Finlandia, Republik Ceko, Yunani dan India. Dari situs ini pula kita bisa mengetahui tren bahasa pemrograman apa yang paling banyak dibutuhkan olah pemberi lapangan kerja di 14 negara tersebut.


Jadi metodologi yang digunakan adalah dengan mengetahui seberapa banyak permintaan bahasa pemrograman tertentu dalam 14 negara yang sudah disebutkan di atas.


Dalam Trendy Skill yang bertengger di posisi pertama adalah Java, disusul Javascript di posisi kedua, dan Python di posisi ketiga sebagai bahasa yang paling dibutuhkan dalam pekerjaan di 14 negara tadi.

Kategori